Sang Guru dan Secangkir Kopi

Layout 1

 

Buku ini memuat pemikiran dan kenangan pribadi seorang sejarawan muda terhadap guru dan sahabatnya, alm. Onghokham. Sebuah karya yang lahir dari jalinan persahabatan selama tujuh tahun terakhir kehidupan Ong. Dalam percakapan-percakapan intim namun dalam, mereka mendiskusikan pelbagai peristiwa lampau dan masa kini, berbicara tentang Indonesia dan persoalan mancanegara. Dan sudah barang tentu tentang soal sejarah.

Sang Guru dan Secangkir Kopi: Sejarawan Onghokham dan Dunia Baru Bernama Indonesia © andi achdian, edisi revisi, 2013.  Terbit pertama kali pada 2011.  Pengantar © 2011 David Reeve, Rocky Gerung. Penyelaras akhir: allan akbar. Penata letak: TInTa Creative Production. Ilustrasi grafis latte art: agus nugraha. Desain sampul: Ronny agustinus xxvi, 186 hlm, 13 x 20,5 cm ISBn 978-602-17419-0-0 . Cetakan pertama, Januari 2013

Daftar Isi

Pengantar David Reeve (PDF)
Pengantar Rocky Gerung (PDF)
Pengantar Penulis (PDF)

Bab 1. Sang Guru dan Secangkir Kopi di Atas Meja (html /PDF)
Bab 2. Tentang Buku, Membaca, dan Menulis (PDF)
Bab 3. Bukan Mediokrasi
Bab 4. Para Oedipus
Bab 5. Suatu Dunia Baru
Bab 6. Dalam Dunia Modern
Bab 7. Syllabus of Error (PDF)
Bab 8. Kekuasaan dan Problem Suksesi di Indonesia (PDF)
Bab 9. Tanah dan Peradaban
Bab 10. Persoalan Tionghoa di Indonesia
Bab 11. 1965

Kompas Minggu:.

“Buku ini tak mementingkan mau dianggap sebagai memoir, catatan pemikiran sang guru, refleksi tentang sejarah, atau apapun. Yang ada adalah keserentakan pengungkapan mengenai hubungan keduanya, konfrontasi gagasan mereka, kejadian sehari-hari yang mereka lalu, dan lain-lain. Sangat terasa kejujuran dan kewajaran.” Bre Redana

Tempo

“Memetakan penglihatan mata kesejarahan Ong dengan cara tak biasa […] Obrolan yang melibatkan sisi personalitas Ong, dan memperlihatkan cara kerja sejarawan yang unik dan khas.” Damhuri Muhammad,

Jurnal Prisma.

“Cara Achdian menghadirkan sosok Ong berupa serpihan dan pokok pemikiran sang guru lewat serangkaian pembacaan dan percakapan memang sungguh menarik.” Muhamad Fauzi.

Media Indonesia

“Mengupas tokoh Onghokham menjadi menarik karena gaya Andi dalam penulisannya berbeda dari kebiasaan penyampaian pelajaran sejarah di kelas-kelas.” Klub Baca Media Indonesia

Dhitta Puti Sarasvati

Membaca buku Sang Guru dan Secangkir Kopi : Sejarawan Onghokham dan Dunia Baru Bernama Indonesia saya bukan hanya belajar mengenai sejarah, serta sosok Onghokham. Yang paling menarik bagi saya adalah saya belajar mengenai relasi antara seorang guru dengan muridnya, yakni antara Onghokham dam Andi Achdian.

Eko Prasetyo

Sejak menggenggamnya, buku ini langsung membuat saya tergila-gila. Bukan hanya karena saya kolektor buku sejarah dan menyukai tema-tema sejarah, lebih dari itu Andi sukses memberi sajian yang lezat. Pengalamannya bersama Ong diceritakan dengan gaya penyampaian yang memikat.

Ruslan Juliana Pardosi

Saya langsung terkesan begitu saya menghabiskan bab pertama. Begitu banyak yang mengesankan di sini sehingga saya ingin berhenti sejenak untuk menuliskan apa yang saya raup di bab ini. Begitu mengesankan sehingga saya tidak mau terburu-buru membaca supaya saya bisa mengendapkan bacaan saya.

 

 

 

 

 


 


 

2 thoughts on “Sang Guru dan Secangkir Kopi

  1. Terima kasih pesannya ya.

    Senang sekali Shanty tertarik terhadap buku ini. Sayangnya, saya cuma punya sisa satu eks lagi sebagai koleksi pribadi. Mudah-mudahan saja ada penerbit yang berkenan menerbitkan ulang lagi bukunya.

    Salam,
    Andi Achdian

    Like

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s